Artikel Pilihan Editor

Di Timur Tengah, Film Da'wah Bisa Pamerkan Keunikan Islam Tanah Air

JAKARTA (Lampungpro.com): Jika diputar di Timur Tengah, Film Da'wah akan memamerkan keunikan Islam Indonesia. Seperti yang disampaikan salah satu Produser film tersebut, Budiarman Bahar.

Kamis (10/5) sore hari WIB, Indonesia Halal Lifestyle Center mengelar private screening Film Da'wah di Metropole XXI, Jakarta Pusat. Acara yang juga didukung Pegadaian Syariah itu mendapat sambutan baik dari pencinta film Tanah Air.

Menurut panitia penyelenggara, Studio 3 Metropole yang berkapasitas 142 kursi penuh terisi. Bahkan ada puluhan orang yang terpaksa pulang karena tempat sudah penuh.

Itu menjadi pemutaran pertama di Tanah Air setelah mendapat sambutan baik di Italia pada akhir 2017 lalu. Menurut Budiarman Bahar, film berdurasi 60 menit itu akan diputar di Tanah Air pada Ramadhan nanti.

Awalnya, film tersebut dibuat sebagai media untuk meluruskan anggapan negatif Bangsa Eropa atau Barat terhadap Muslim. Khususnya Muslim Tanah Air.

"Harapannya film ini akan diputar di televisi-televisi Eropa dan Amerika. Kami sedang berdiskusi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memutar film ini di berbagai kota di luar negeri," kata Budiarman.

Meski demikian, Budiarman tidak menutup kemungkinan jika film tersebut akan diputar di Timur Tengah yang identik dengan Muslim. Menurutnya, Islam di Tanah Air memiliki keunikan karena bercampur dengan budaya yang beragam.

"Bisa aja. Saya kira tujuannya untuk memperkenalkan Islam Tanah Air yang bercampur dengan budaya yang beragam. Islamnya sama, tapi cara mempraktikannya berbeda-beda," kata Budiarman menambahkan

Kemudian ia bercerita mengenai pengalamannya ketika menjabat sebagai Dubes RI di Vatikan, Italia. "Waktu itu saya menggelar buka Puasa Ramadhan, mereka kaget ada bedug. Bedug nggak ada di Timur Tengah. Khas Indonesia. Itu satu bukti kalau ada variasi dalam beragama," kata Budiarman mengakhiri.