Artikel Pilihan Editor

Warga Kampung Gistang Way Kanan Minta Drainase Jalan Diperbaiki
Masyarakat Kampung Gistang, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, sangat kecewa dengan pekerjaan drainase yang baru dibangun sudah rusak dan roboh. Anggaran pembangunan pekerjaan itu bersumber dari APBD Provinsi Lampung 2017. | SANDI/Lampungpro.com
Masyarakat Kampung Gistang, Kecamatan Bl...

Warga Kampung Gistang Way Kanan Minta Drainase Jalan Diperbaiki

WAY KANAN (Lampungpro.com): Masyarakat Kampung Gistang, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, sangat kecewa dengan pekerjaan drainase yang baru dibangun sudah rusak dan roboh. Anggaran pembangunan pekerjaan itu bersumber dari APBD Provinsi Lampung 2017.

Salah satu masyarakat Kampung Gistang, Agus (28), mengatakan cukup senang dengan diperbaikinya ruas jalan penghubung tiga kecamatan ini. Apalagi, selama ini sudah lebih dari dua puluh tahun jalan tersebut rusak parah.

Diakuinya, dengan adanya perbaikan jalan ini aktivitas masyarakat, sekarang dapat maksimal dan roda perekonomian masyarakat bisa berjalan lancar. “Tapi, kami sanggat kecewa dengan pembanggunan siring pasang yang belum lama dibangun sudah rusak dan roboh. Bisa kita lihat ada beberapa titik siring pasang yang rusak dan roboh. Sedangkan jalan hotmixnya sendiri sudah ada beberapa titik mulai rusak,” kata dia, Senin (16/4/2018).

Agus menambahkan, kerusakan siring pasang ini dapat merusak jalan yang baru dibangun, apa lagi kegunaan siring pasang ini untuk aliran air sewaktu hujan mengalir dari badan jalan yang akan masuk ke siring. Bila siring yang dibangun sudah rusak maka air dari badan jalan terhambat masuk ke aliran dan jalan akan cepat rusak.

“Yang kami sayangkan, ini proyek dari provinsi. Tapi, pengerjaannya tidak maksimal bila dibandingkan dengan siring pasang yang anggarannya dari APBD kabupaten dan ADD masih bagus hasil dari APBD dan ADD,” kata dia.

 

Bambang, warga lainnya, berharap siring pasang yang rusak agar dapat segerakan diperbaiki dan lebih ditingkatkan lagi kualitasnya. Kerusakan siring pasang ini lebih dari seratus meter kanan dan kiri bahu jalan. Sedangkan tingkat kerusakan terbilang parah bisa dilihat sendiri ada beberapa titik siring pasang ini roboh total.

“Sampai sekarang belum ada perbaikan. Sudah empat bulan lebih kurang proyek ini selesai, tapi sampi saat ini belum ada kejelasan nasib siring pasang yang rusak dan roboh ini. Harapan kami sebagi masyarakat Gistang agar cepat diperbaik kerusak yang ada,” kata dia. (SANDI/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait