Artikel Pilihan Editor

Bustami Zainudin Selalu Didik Anak Berwirausaha

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Terlahir sebagai anak petani tak membuat Bustami Zainudin minder dan putus asa. Semangat untuk berubah mendorong pria kelahiran 8 Oktober 1969 ini tak pernah mengeluh.

Bahkan, sejak menempuh pendidikan sekolah dasar, mantan Bupati Way Kanan ini telah belajar berjualan. “Sejak kelas lima SD, saya jualan makanan ringan,” kata Bustami saat ditemui Lampungpro.com, Sabtu (14/4/2018) sore.

Ia mengaku, tak pernah malu untuk berjualan makanan ringan. Sebagai pria yang lahir dari kalangan menengah ke bawah, Bustami sadar harus berjuang untuk merubah nasib. Alumni FKIP Universitas Lampung ini yakin ketika ada kemauan, Allah SWT akan memberi jalan. “Kerja keras pasti membuahkan hasil,” kata dia.

Pengalaman hidup yang keras itu kini ia terapkan kepada anak-anaknya. Bustami selalu mendidik anak-anaknya agar mandiri dan bekerja keras. Pria yang memiliki tiga anak ini tak ingin anaknya berpangku tangan dengan keadaan ekonomi yang serba kecukupan. “Anak-anak saya saya latih berwirausaha, mulai dari online shop dan buka kedai makanan,” kata Fungsionaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung ini.

Bustami menilai, nasib dirinya dengan anak-anaknya berbeda. Jika dahulu Bustami serba kekurangan, anak-anaknya kini sudah bisa dikatakan berkecukupan. Namun, keadaan yang serba ada ini tak ingin membuat Bustami memanjakan anak-anaknya. “Harus dididik mandiri, hidup selalu berputar, bisa di atas dan di bawah, tak ada yang tahu,” kata dia.

Ia juga tak ingin anak-anaknya berlabelkan dirinya. Ia memberi contoh Presiden Jokowi yang mampu menjadi orang nomor satu di Lampung tanpa label orangtua berada. Ia selalu menekankan kepada anak-anaknya agar bisa lepas dari kebesaran nama Bustami yang pernah menjadi Bupati Way Kanan.

 “Anak saya nggak boleh berlabel anak pejabat, harus mandiri tanpa embel-embel orangtua,” kata alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Lampung ini. (SYAHREZA/PRO2)


Artikel Terkait