Artikel Pilihan Editor

Pilgub Lampung, Dua Paslon Tak Berhak Kampanye Via Media Sosial
Media Ilustrasi sosial. | IST/Lampungpro.com
Media Ilustrasi sosial. | IST/Lampungpro...

Pilgub Lampung, Dua Paslon Tak Berhak Kampanye Via Media Sosial

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Tinggal hitungan hari pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur memasuki satu bulan masa kampanye sejak 15 Februari 2018. Beragam teknik dan strategi pun dilakukan untuk mendulang simpatik dan suara masyarakat, mulai dari pertemuan langsung maupun melalui media sosial.

Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung pun memiliki aturan dalam masa kampanye, meskipun lewat media sosial. Akun media sosial paslon harus didaftarkan ke KPU jika ingin kampanye di dunia maya. Hingga saat ini, baru dua paslon yang mendaftarkan akun media sosial ke KPU, yaitu Herman Hasanusi-Sutono dan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim.

Herman-Sutono memiliki akun twitter @herman_sutono, facebook Herman Sutono, instagram @herman_ sutono, dan fanspage Herman HN-Sutono. Pasangan Arinal-Chusnunia memiliki akun facebook ArinalNunik, website www.arinalnunik.com, line ArinalNunik, dan twitter @ArinalNunik.

Komisioner KPU Lampung Solihin menuturkan, tak ada sanksi khusus jika pasangan tidak mendaftarkan akun media sosial. Namun, pasangan tidak bisa kampanye melalui media sosial. Dua pasangan yang hingga saat ini belum mendaftarkan akun media sosial ialah pasangan M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri dan Mustafa-Ahmad Jajuli. "Kalau nggak didaftarkan ke KPU, nggak bisa kampanye," kata Solihin kepada Lampungpro.com, Senin (12/3/2018) malam. (SYAHREZA/PRO2)


Komentar

Artikel Terkait