Artikel Pilihan Editor

Kepala BNN Heru Winarko: Pengawal Saya Anak Yatim Piatu

BANDAR LAMPUNG--Pelantikannya menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Kamis 1/3/2018), menuai banjir ucapan selamat dan harapan besar dari masyarakat Lampung. Sosok Irjen Pol. Heru Winarko, memang banyak meninggalkan kesan baik.

Maklum, jabatan Kapolda Lampung cukup lama dia emban, yakni 2012-2015. Ide cemerlangnya membentuk Rembug Pekon yang mendapat apresiasi dari Kapolri juga masih dikenang sebagai bentuk musyawarah lintas tokoh dalam menyelesaikan konflik di Lampung.

Kelembutan bicara dan gaya lulusan Akademi Kepolisian 1985 ini, boleh jadi karena pola makan vegetarian yang dia pilih. Pria kelahiran 1 Desember 1962, pun sering blusukan bertemu para tokoh di Lampung tanpa agenda.

Keseharian mantan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini juga tak aneh-aneh. Memakai ponsel jadul dan sering menghabiskan waktu bersama anak yatim piatu yang dia bina. "Pulang kerja saya lebih banyak di sini," kata Heru Winarno, kepada Lampungpro.com yang pernah menemuinya di Yayasan Annur, Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Di Yayasan Annur itu, bernaung ratusan anak yatim piatu. "Mereka inilah pengawal saya," kata Heru Winarko.

Kini, pekerjaan berat memberantas mafia narkoba menunggunya. Dia berjanji akan meneruskan kebijakan pendahulunya Komjen Pol. Budi Waseso dalam memimpin BNN.

“Kita juga akan tingkatkan bagaimana pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi yang sesuai undang-undang, yang menjadi beban tugas dan tanggung jawab BNN bisa dilaksanakan secara optimal,” kata Heru kepada wartawan usai dilantik sebagai Kepala BNN oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara.

Namun dia mengingatkan, pemberantasan narkoba ini bukan hanya tanggung jawab BNN, tapi semua pihak. Heru mengharapkan bantuan semuanya, dari pemangku kepentingan, semua instansi, dan semua warga negara Indonesia. “Narkoba adalah musuh kita bersama,” kata Heru. (PRO1)


Artikel Terkait