Artikel Pilihan Editor

Program 1.000 Masjid, Rumah Infaq Gelar Konser Amal di Depok
Melanjutkan program Membangun 1.000 Masjid di Indonesia, Rumah Infaq menyelenggarakan konser amal di Depok Town Square. Lewat konser ini, Rumah Infaq bekerja sama dengan i-Share dan Sahabat Yatim Indonesia. | HALALLIFE/Lampungpro.com
Melanjutkan program Membangun 1.000 Masj...

Program 1.000 Masjid, Rumah Infaq Gelar Konser Amal di Depok

JAKARTA (Lampungpro.com): Melanjutkan program Membangun 1.000 Masjid di Indonesia, Rumah Infaq menyelenggarakan konser amal di Depok Town Square. Lewat konser ini, Rumah Infaq bekerja sama dengan i-Share dan Sahabat Yatim Indonesia.

“Alhamdulillah, ini adalah kegiatan kemanusiaan, yaitu bagaimana membangun 1.000 masjid di seluruh Indonesia. Ini khusus untuk daerah yang puluhan tahun belum memiliki masjid atau sudah tapi tidak layak,” kata Direktur Rumah Infaq, Syukur Sudani Hulu, saat pelaksanaan Konser Amal Membangun 1.000 Masjid di Indonesia, Minggu (11/2/2018).

Menurut Syukur, dari beberapa proyek masjid yang sudah dibangun Rumah Infaq, ada dua hal yang menjadi masalah, yaitu pendanaan dan akses menuju lokasi. “Banyak banget daerah yang membutuhkan masjid.

Contohnya masjid Al Ikhlas di Cibeureum, yang sedang kami bangun ini. Lokasi yang lama itu rawan longsor dan kondisinya sudah tidak layak. Sehingga kami memindahkan sekitar 50 meter dari lokasi awal. Per hari ini, dari total biaya Rp373.470.000 sudah terpenuhi 50 persen. Semoga dengan konser hari ini, sisanya bisa terpenuhi,” kata Syukur.

Lokasi masjid lain di Serang bagian timur, harus ditempuh dengan menyeberangi delapan sungai dan sama sekali tidak ada sinyal ponsel di sana. “Kami membangun dua masjid di sana untuk mualaf, yang sudah masuk Islam dari animisme, sejak tahun 2004,” kata Syukur.

Ada pula Masjid Jo Umar di Flores Nusa Tenggara Timur, yang dibangun karena tidak ada masjid di daerah tersebut dan untuk pusat pembinaan. Sementara Masjid Muntai di Mentawai dibangun karena jarak antara satu tepat ke tempat lainnya, paling dekat lima km.

Kondisi ini memang bertentangan dengan kondisi masjid di perkotaan, yang akses menuju masjid jauh lebih gampang. “Kalau di perkotaan, lima langkah ada masjid, lima langkah ada mushola. Kalau di daerah, jangankan memajukan masjid, masjidnya aja tidak ada. Sehingga kami fokus pada daerah yang dhuafa dan susah aksesnya. Targetnya hingga Desember 2018, kami menargetkan 21 masjid,” kata Syukur.

Selanjutnya, Rumah Infaq akan membangun masjid di Desa Ngabang Kecamatan Landak Pontianak Kalimantan Barat dan masjid Karo yang mengalami kehancuran akibat gempa. “Untuk masyarakat yang ingin membantu, silahkan menghubungi kami melalui telepon, sms atau wa di 081295999191 untuk 24 jam sehari. Masyarakat bisa update terkait pembangunan masjid atau hanya ingin bertanya, nomor rekening,” kata Syukur. (**/PRO2)

 

 


Komentar

Artikel Terkait