Artikel Pilihan Editor

Yuk, Berburu Durian Lampung ke Desa Agrowisata Sungai Langka Pesawaran
Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo saat mencoba durian khas Desa Sungai Langka, Pesawaran, Sabtu (10/2/2018). LAMPUNGPRO.COM
Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo saat m...

Yuk, Berburu Durian Lampung ke Desa Agrowisata Sungai Langka Pesawaran

PESAWARAN (Lampungpro.com): Bagi penikmat durian, kini ada tempat berburu durian di Desa Argowisata Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran. Letaknya tak jauh dari pusat ibukota Bandar Lampung.

Hanya butuh waktu 15 menit untuk ke lokasi dari Kemiling menuju arah Negeri Sakti. Bisa juga melalui Kelurahan Kedaung.

Selama ini, Desa Sungai Langka penghasil durian, salak, dan biji cokelat. Selain itu, masing-masing dusun punya kesenian kuda kepang. Kekhasan itulah yang membuat Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meresmikan Sungai Langka sebagai Desa Agrowisata pertama di Provinsi Lampung, Sabtu, (10/2/2018).

“Dengan mengucapkan Bismillahhirrohmanirohim, saya resmikan Sungai Langka sebagai Desa Argowisata di Lampung. Semoga upaya ini membawa kesejahteraan bagi masyarakat Sungai Langka, dan membawa kemajuan bagi Provinsi Lampung,” kata Gubernur Ridho.

Saat melintas di Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan, pengunjung disuguhi aroma dan pemandangan tumpukan durian yang menggoda. Hampir setiap musim durian tempat ini tidak pernah absen menjajakan buah khas Lampung ini.

Umumnya, warga Sungai Langka punya kebun atau pohon durian. Mereka mengumpulkan durian jatuh di pagi hari dan langsung dibawa ke pengepul untuk dijual di pinggir jalan sepanjang jalan lintas di Desa Bernung. Buah durian Sungai Langka memang tiada duanya dan pernah menjadi pemenang kontes durian se-Kabupaten Pesawaran pada 2015.

Menurut Kepala Desa Sungai Langka Erwan Sukijo SP, durian Sungai Langka merupakan varietas lokal yang dibudidayakan masyarakat sejak lama. Dalam mendukung Desa Agrowisata pihaknya mengubah pola tata niaga durian.

Misalnya, meengembangan varietas dengan membudidayakan jenis durian selain jenis lokal terutama yang banyak digemari pasar. Erwan Sukijo menjamin pembeli tidak kecewa. Selain cita rasa durian jatuh yang sangat nikmat, kebun durian masyarakat di desanya rata-rata bisa dilalui kenderaan roda dua dan roda empat. "Saya jamin pembeli tak akan capek dan tak kecewa beli durian di sini," kata Erwan. (PRO1)


Komentar

Artikel Terkait